Buding, Senjata Suku Oesing

Buding, Senjata Suku Oesing

Daftar Isi

Senjata tradisional buding ini bisa ditemukan pada masyarakat Suku Using di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Buding berfungsi sebagai alat untuk membantu aktivitas sehari-hari -bertani- sekaligus sebagai senjata untuk mempertahankan dari segala macam bahaya/ancaman, baik serangan musuh atau binatang yang buas.

Bagi Suku Oesing, Buding digunakan dalam mengerjakan kegiatan sehari-hari seperti misalnya memotong kayu, membelah bambu, dan lain sebagainya. Buding juga alat untuk membela diri apabila dalam keadaan yang terancam. Termasuk juga ancaman yang datang dari binatang buas di hutan. 

Senjata ini terdiri dari tiga bagian dengan panjang sekitar 57 cm. Bagian pertama memiliki panjang 18 cm dan disebut sebagai gagal. Bagian kedua disebut sarung dan panjangnya yaitu 29 cm. Sementara untuk bagian ketiga yaitu panjangnya 10 cm dan merupakan bagian ornamen sarung.

Bentuknya unik dan mirip pisau dapur maupun menyerupai golok modern, memiliki sarung yang berfungsi sebagai pelindung bagian tajam agar tidak mudah berkarat dan rusak. 

Sarung tersebut biasanya terbuat dari kayu dan ornamennya membentuk bunga, kepala naga, dan lain sebagainya.  (*)

Posting Komentar

Flag Counter