Aksi Seniman Surabaya Protes Pengosongan Balai Pemuda
Aksi yang digelar ini merupakan respons atas polemik pengosongan ruang sekretariat dan Galeri Dewan Kesenian Surabaya (DKS) di kompleks Balai Pemuda.
Massa aksi yang menamakan diri sebagai aksi solidaritas kebudayaan - Dewan Kesenian Surabaya (DKS) menolak upaya pengosongan sekretariat dan galeri DKS di kawasan Balai Pemuda.
Aksi protes komunitas seni terhadap Pemerintah Kota Surabaya -sempat- memanas, karena tindakan massa aksi yang menghujani Gedung DPRD Surabaya dengan kotoran ayam, sebagai bentuk kekecewaan atas pengosongan ruang seni Balai Pemuda.
BACA JUGA :
- Dewan Kesenian Jadi Dewan Kebudayaan, Sinyal Kemunduran Fisik
- "Dance of Inflation", Tarian Simbolik dari Sudut Pandang Seniman Rakyat
- Karya Perupa, Dari Seni Benda Jadi Seni Data
Massa aksi bergerak sekitar pukul 13.00 WIB. dan menyebarkan kotoran ayam di sekitar gedung dewan, lalu bergerak menuju gerbang Balai Pemuda. Dalam orasi yang digelar, para seniman menilai langkah -pengosongan sekretariat- dilakukan secara sepihak dan mencederai ruang kebudayaan di Surabaya.
Koordinator lapangan aksi, Taufik Monyong, mengatakan aksi ini bentuk kepedulian publik terhadap ruang budaya yang selama puluhan tahun menjadi bagian dari sejarah kesenian Surabaya.
"Aksi ini merupakan penegasan sikap moral untuk mengingatkan bahwa ruang kesenian bukan semata persoalan gedung, melainkan ruang sejarah, ruang ingatan kolektif, dan ruang tumbuhnya peradaban kota," kata Taufik Monyong
Sejumlah tuntutan juga dilayangkan kepada walikota Surabaya :
- Mencopot Heri Purwadi sebagai Plt. Kadisbudporapar karena bertindak melebihi kewenangan yang diberikan oleh undang-undang;
- Mendesak pengembalian ruang sekretariat DKS dan Galeri DKS kepada seniman DKS serta memberikan legitimasi administratif penggunaannya;
- Mengembalikan Balai Pemuda kepada spirit kepemudaan;
- Tidak menggunakan Balai Pemuda sebagai objek PAD karena nilai historisnya, tetapi diberikan kepada rakyat Surabaya untuk berkegiatan sebagai warisan ruang publik peradaban yang tidak boleh dibebani PAD.
Hingga demo berakhir pukul 14.10 WIB, aksi ini belum mendapatkan tanggapan dari pihak terkait (nga)



Posting Komentar