Pagelaran Wayang Biang Bieng Meriahkan Deklarasi Sabhyanadīpala di Kebomlati, Tuban

Pagelaran Wayang Biang Bieng Meriahkan Deklarasi Sabhyanadīpala di Kebomlati, Tuban

Daftar Isi

Deklarasi Sabhyanadīpala yang akan digelar Minggu, 23 Agustus 2026 menjadi tonggak sejarah baru dalam konteks pemajuan kebudayaan sekaligus pelestarian sungai

Agenda Kolaboratif yang mengusung semangat "Bersatu Merawat Sungai, Lestarikan Budaya, Jaga Sejarah, Jaga Kehidupan", ini bertujuan mengajak masyarakat bergerak bersama menjaga keberlanjutan ekosistem sungai dan warisan sejarah.

Camat Rengel (berseragam pramuka) saat Jagong Gayeng dengan panitia Sabhyanadipala 

BACA JUGA : 

Camat Rengel, Eko Wardono menyambut baik agenda ini sebagai wujud dari kepedulian warga. Geliat partisipatif dan kolaboratif yang tumbuh dari kesadaran masyakat tentu layak diacungi jempol, sebab akar tradisi adiluhung Nusantara adalah gotong royong

Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi wadah untuk menyatukan desa di tepian Sungai Bengawan Solo di sisi Tuban agar kembali menjaga sungai. Terlebih, Bengawan Solo tidak hanya sekedar aliran air, melainkan sebagai Nadi Kehidupan masyarakat Tuban" ujarnya

Sementara itu, Ketua Pelaksana Deklarasi Sabyanadipala, Syaiful Amin mengatakan, ada dua agenda pemajuan kebudayaan yang akan mengisi acara Deklarasi Sabhyanadīpala. 

BACA JUGA : 

Pertama adalah Ritus Tukon Banyu yang selama ini menjadi tradisi selama ratusan tahun. KeduaWayang Biang Bieng karya Ki Ompong Sudarsono yang merujuk pada seni pertunjukan wayang kontemporer yang unik dan edukatif, memadukan musik modern, pesan moral lingkungan, serta gaya pementasan yang kreatif untuk anak-anak dan masyarakat umum.

Desa Kebomlati, lanjut Syaiful Amin dipilih sebagai sebagai titik akhir pemberhentian acara susur sungai Bengawan dalam rangkaian kegiatan Deklarasi Sabhyanadīpala akan menampilkan kesenian dan ritus tradisi. 

Harapan kami, Deklarasi ini bukan sekedar seremonial belaka melainkan mengajak peran aktif masyarakat di tepian Sungai Bengawan untuk lebih mengenal Seni, Budaya dan Tradisi yang diwariskan leluhur" ujarnya 

Sementara itu, Kades Kebomlati., H. Moenidjan menyambut baik kegiatan Sabyanadipala sebagai agenda yang positif. 


"Harapan kami, momen ini terus menjadi agenda rutin untuk saling mempererat tali silaturahim antar sesama desa di Bantaran Sungai Bengawan, agar aktif bersama menjaga kelestarian sungai sekaligus mengangkat potensi masing-masing Desa" tandasnya (*)

Editor | Masardi

Posting Komentar

Flag Counter